PT Equityworld – Imbal Hasil Treasury AS Meningkat, Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah

Equity world Cirebon – Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Selasa (22/3), yang tertekan oleh menigkatnya imbal hasil Treasury AS pasca komentar dari pejabat Federal Reserve mengenai kenaikan suku bunga.

Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Senin mengatakan para otoritas dapat menaikan suku bunga setengah poin persentase pada pertemuan mendatang dan Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral perlu bergerak agresif terkait suku bunga.

Sementara itu emas untuk pengiriman April turun $8, atau 0,4%, yang menetap di level $1.921,50 per ons.

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –    Harga emas turun pada hari Selasa (22/3), mengikuti penurunan harga minyak mentah, dengan tekanan juga datang dari sikap hawkish kepala Federal Reserve AS untuk mengatasi inflasi yang mengangkat imbal hasil Treasury.

Harga emas di pasar Spot turun 0,4% $1.928,30 per ounce. Emas berjangka AS turun 0,1% menjadi $1.928,00.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Senin (21/3) bahwa bank sentral harus bergerak “cepat” untuk menaikkan suku bunga guna mengendalikan inflasi yang tinggi, mungkin “lebih agresif,” untuk menjaga agar kenaikan harga semakin kuat.

Perak Spot turun 0,4% menjadi $25,09 per ounce dan platinum turun 0,9% menjadi $1.028,01. Palladium turun 1,9% menjadi $2.535,18 per ounce. 

Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld – Emas Berjangka Berakhir Sedikit Naik Pasca Komentar Powell

Equity world Cirebon – Emas berjangka mengalami kenaikan moderat pada Senin (21/3), yang hanya menandai kenaikan keduanya dalam tujuh sesi.
Harga diperdagangkan lebih rendah untuk sebagian sesi karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan inflasi “terlalu tinggi” dan membiarkan untuk lebih dari satu kenaikan suku bunga lebih dari 25 basis poin tahun ini.
Mengikuti komentar Powell, “indeks-indeks utama menukik cepat sementara dolar menemukan dukungan dan emas turun dari level tertinggi sebelumnya, karena imbal hasil melonjak,” ungkap Fawad Razaqzada, yang merupakan analis pasar di ThinkMarkets. “The Fed telah mengisyaratkan keinginan yang jauh lebih kuat untuk memerangi inflasi, yang menunjukkan 6 kenaikan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2022, tetapi dilihat dari komentar terbaru Powell serta komentar dari beberapa pejabat The Fed, bahkan ada kemungkinan bahwa kita dapat melihat 50 kenaikan basis poin di bulan Mei.”
Emas untuk pengiriman April naik tipis 20 sen, atau 0,01%, yang menetap di level $1.929,50 per ons.
Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 
PT Equityworld Futures –   Harga emas naik pada hari Senin (21/3), terangkat oleh permintaan logam safe-haven seiring krisis di Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, meskipun kenaikan dibatasi oleh rencana tindakan agresif Federal Reserve AS untuk memerangi inflasi.
Harga emas di pasar Spot naik 0,2% menjadi $1.924,45 per ons pada 07:12 GMT. Emas berjangka AS turun 0,3% pada $1,924.00.
Palladium, yang digunakan oleh pembuat mobil dalam catalytic converter untuk mengekang emisi, naik 2,8% pada $2.560,71 per ounce. Palladium telah mencapai rekor tertinggi $3.440,76 pada 7 Maret, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari produsen utama Rusia.
Perak Spot datar di $24,96 per ounce, platinum naik 0,4% menjadi $1.025,83. 
Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld – Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah, Turun Hampir 3% untuk Minggu Ini

Equity world Cirebon –  Emas berjangka turun pada hari Jumat (18/3) untuk berakhir sekitar 2,8% lebih rendah untuk minggu ini – penurunan mingguan terbesar sejak November tahun lalu. Harga emas turun didukung reli dolar AS, karena investor terus mengkaji “sikap hawkish baru” Federal Reserve, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Pada hari Rabu bank sentral AS mengatakan akan mulai menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak 2018. “Emas mungkin memiliki jalan jangka pendek yang berombak ke depan, dengan level $ 1.900 memberikan dukungan utama,” kata Moya. “Untuk sisi atas, emas mungkin menemukan resistensi tentatif di level $1.950.” Emas April turun $13,90 atau 0,7%, menjadi berakhir di $1,929,30 per ons

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –  Emas merosot karena penguatan dolar pada Jumat (18/3), dengan harga berada di jalur untuk pekan terburuk dalam hampir empat bulan terakhir karena beberapa permintaan safe-haven yang didorong oleh invasi Rusia ke Ukraina mereda.

Harga emas di pasar spot tergelincir 0,5% menjadi $1.932,20 per ons, pada 10.02 GMT. Emas berjangka AS turun 0,5% menjadi $1.933,10.

Dolar menguat, sehingga menekan selera untuk emas batangan untuk pembeli luar negeri.

Emas telah turun sekitar 2,7% sejauh pekan ini dengan investor awalnya memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve AS.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak membayar bunga.

Harga lainya di pasar spot, perak turun 0.4% diperdagangkan menjadi $25.24 per ons, sementara platinum rose 1.5% to $1,036.53. Paladium naik 2,3% menjadi $2,567,02 per ons, yang menuju penurunan mingguan sekitar 8,8% karena meredanya kekhawatiran akan pasokan dari produsen utama Rusia

Sumber Reuters dan Maketwatch

PT Equityworld Futures – Harga Emas Naik Hampir 2%, Hentikan Penurunan Beruntun 4 Harinya

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Kamis (17/3), mengakhiri penurunan beruntun empat sesinya.

“Kombinasi kekhawatiran ekonomi, inflasi yang tinggi, dan penurunan minat terhadap aset  berisiko pada komentar Kremlin telah berkontribusi pada lonjakan logam kuning,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA. “Setidaknya dua di antaranya tidak akan hilang dalam waktu dekat dan tidak ada yang dapat diprediksi tentang tindakan [Presiden Rusia] Vladimir Putin sehingga emas harus tetap didukung relatif baik untuk beberapa waktu.Itu mungkin tidak berarti kita mencapai rekor tertinggi tetapi itu akan membatasi penurunan sampai batas tertentu.”

Emas April naik $34, atau 1,8%, menjadi berakhir di $1,943,20 per ons

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures – Emas naik pada Kamis (17/3) setelah kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve AS dalam tiga tahun terakhir, kenaikan tersebut juga didukung oleh penurunan dolar serta imbal hasil Treasury AS.

Harga emas di pasar spot naik 0,8% diperdagangkan menjadi $1.942,61 per ons pada 10.23 GMT, setelah naik sekitar 1% di awal sesi. Sementara itu emas berjangka AS naik 1,8% diperdagangkan menjadi $1,943,30.

Semenatara Bank sentral AS kemarin menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, tetapi kenaikan yang diharapkan tampaknya gagal meredam kekhawatiran inflasi, yang menjaga daya tarik emas sebagai nilai lindung inflasi.

Harga lainnya di pasar spot, perak naik 1% menjadi $25,31 per ons, sementara platinum naik 0,4% menjadi $1.021,64. Palladium bertambah 2,6% menjadi $2.471,57

Sumber Reuters dan marketwatch

PT Equityworld Futures – Emas Berakhir Turun, Lalu Bergerak Naik Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed yang Pertama Sejak 2018

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka berakhir lebih rendah pada hari Rabu (15/3), kemudian bergerak lebih tinggi dalam perdagangan elektronik setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga pertama sejak 2018. Pejabat The Fed menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin ke kisaran 0,25% hingga 0,5% dan mencatat bahwa perang Rusia-Ukraina memberikan tekanan ke atas pada inflasi.

Emas April berada di $1.913,30 per ons dalam perdagangan elektronik tak lama setelah pengumuman. Harga tersebut mengikuti penyelesaian di $1.909,20, turun $20,50, atau 1,1%, untuk sesi Rabu, penyelesaian terendah untuk kontrak teraktif sejak 28 Februari, menurut data FactSet.

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –    Emas stabil pada hari Rabu (16/3), dengan dolar yang lebih lemah mengimbangi tekanan dari imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi karena investor menunggu kenaikan suku bunga Federal Reserve AS pada era pandemi pertama.

Harga emas di pasar Spot datar di $1.917.91 per ounce pada 10:15 GMT, setelah menyentuh level terendah sejak 1 Maret di $1.906 pada hari Selasa. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $1.923,40.

Bank sentral AS diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga pertamanya dalam tiga tahun untuk mengatasi inflasi yang melonjak.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, dan akibatnya imbal hasil yang lebih tinggi pada benchmark catatan Treasury AS 10-tahun, yang meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Perak Spot turun 0,5% menjadi $24,74 per ounce, sementara platinum naik 2,7% menjadi $1.012,55. Palladium naik 2% menjadi $2.471,55, beringsut dari level terendah lebih dari dua minggu pada hari Senin, di tengah surutnya kekhawatiran pasokan.

Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld Futures – Emas Berakhir di Level Terendah Hampir 2 Minggu

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka turun tajam pada hari Selasa (15/3) untuk menandai penutupan terendahnya dalam hampir dua minggu karena para investor menilai data inflasi AS terbaru dan melihat ke Federal Reserve yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan minggu ini.

Kenaikan tajam baru-baru ini dalam imbal hasil Treasury AS telah “meredupkan daya tarik emas menjelang apa yang bisa menjadi pernyataan hawkish” dan konferensi pers dari Federal Reserve pada hari Rabu, kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets UK, pada hari Selasa.

Pada hari Rabu (16/3), Bank sentral diperkirakan akan mengumumkan kenaikan pertama dalam suku bunga fed fund berjangka sejak 2018 karena pembuat kebijakan berusaha untuk menekan inflasi AS pada level tertinggi 40 tahun, meskipun invasi Rusia ke Ukraina dapat merusak pertumbuhan ekonomi global.

Rusia dan Ukraina juga melanjutkan pembicaraan untuk mengakhiri permusuhan mereka di Eropa Timur, setelah putaran keempat negosiasi pada Senin berakhir tanpa kesepakatan yang jelas.

Emas telah menarik tawaran safe-haven sejak dimulainya konflik antara Moskow dan Kyiv pada 24 Februari tetapi telah mulai melakukan pengurangan substansial menjelang keputusan Fed pada hari Rabu.

Emas untuk pengiriman bulan April turun $31,10, atau 1,6%, menjadi menetap di $1,929,70 per ons, penyelesaian kontrak teraktif terendah sejak 2 Maret, menurut data FactSet.

Perak juga turun 14 sen, atau hampir 0,6%, menjadi $25,158 per ons.

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –     Emas lanjutkan penurunannya pada hari Selasa (15/3) karena pembicaraan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina mengurangi permintaan untuk aset safe-haven, sementara spekulasi bahwa Federal Reserve AS dapat menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terkahir juga menambah tekanan pada emas.

Harga emas di pasar spot turun 1,2% pada $1.928,58 per ons, pada 10.32 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 3 Maret di $1.924,56. Sementara emas berjangka AS turun 1,5% menjadi $1.930,70.

Sementara itu, paladium spot naik 1,7% menjadi $2.428,72 per ons, setelah sesi terlemahnya dalam dua tahun pada hari Senin karena meredanya kekhawatiran pasokan.

Perak spot turun 1,8% menjadi $24,58 per ons, sementara platinum turun 1,8% menjadi $1.012,04

Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld Futures – Harga Emas Berakhir Turun untuk Sesi Ini, Menguat untuk Minggu Ini

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka turun pada hari Jumat (11/3), memangkas kenaikan mingguan di mana harga menyentuh level tertinggi dalam 19 bulan.

“Emas jatuh karena selera risiko kembali naik setelah Presiden Rusia [Vladimir] Putin mengatakan ada perubahan positif tertentu dalam pembicaraan dengan Ukraina,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA. “Kekhawatiran pertumbuhan ekonomi, bagaimanapun, tidak akan hilang dalam waktu dekat, dan turunnya emas di sini harus dibatasi,” katanya. “Kasus bullish tetap ada mengingat tekanan inflasi akan terus mendorong kekhawatiran pertumbuhan dan de-eskalasi langsung dalam perang di Ukraina tampaknya masih tidak mungkin.”

Emas untuk pengiriman April turun $15,40, atau 0,8%, untuk menetap di $1.985 per ounce. Untuk minggu ini, harga berdasarkan kontrak paling aktif, naik 0,9%, data FactSet menunjukkan.

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –    Harga emas turun untuk hari kedua pada Senin (14/3) karena investor mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS dan perkembangan perang di Ukraina.

Pedagang bersiap untuk biaya pinjaman yang lebih tinggi, yang akan membebani emas batangan tanpa bunga. Federal Reserve diperkirakan akan mulai pengetatan pada hari Rabu dengan langkah 25 basis poin untuk mengekang inflasi yang dipicu oleh melonjaknya biaya komoditas di tengah gangguan rantai pasokan akibat perang.

Namun, ada kekhawatiran baru bahwa perang di Eropa dapat meluas ke perbatasan Ukraina setelah rudal Rusia menghantam fasilitas pelatihan militer di dekat Polandia. Moskow telah meminta peralatan militer China untuk mendukung invasinya ke tetangganya, kata seorang pejabat AS, yang memicu kekhawatiran di Gedung Putih bahwa Beijing dapat merusak upaya untuk membantu pasukan Ukraina mempertahankan negara mereka.

Emas spot turun 0,8% menjadi $1.973,10 per ounce pada pukul 08:12 pagi waktu Singapura setelah turun 0,4% pada hari Jumat. Harga menyentuh $2,070,44 minggu lalu, sekitar $5 dari harga tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada Agustus 2020. Indeks Spot Dolar Bloomberg stabil. Perak dan platinum keduanya turun lebih dari 1%

Sumber Bloomberg dan Marketwatch

PT Equityworld Futures – Harga Emas Kembali Ditutup Di Atas $2.000 per Ounce

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka melanjutkan kenaikannya pada hari Kamis, (10/3) sehari setelah membukukan kerugian pertama dalam lima sesi.

Logam mulia sekali lagi naik di atas $2.000, dengan kenaikan yang disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina dan laporan nol kemajuan menuju akhir konflik, kata Jeff Wright, kepala investasi di Wolfpack Capital. Emas harus memiliki “dukungan yang sangat solid dan kredibel” untuk tempat berlindung yang aman dalam perang, karena “pasar terpaku pada setiap berita utama,” katanya. Namun, “emas perlu menarik modal dan bunga segar jika ingin mempertahankan level yang tinggi dalam jangka panjang.”

Emas untuk pengiriman April naik $12,20, atau 0,6%, untuk menetap di $2.000,40 per ounce. Harga jatuh pada Rabu, tetapi berakhir pada Selasa di level tertinggi 19 bulan. 

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –   Emas menguat pada hari Kamis (10/3) setelah mengalami koreksi tajam di sesi sebelumnya karena berlanjutnya kekhawatiran atas krisis Rusia-Ukraina setelah tidak ada kemajuan yang dibuat dalam pembicaraan antara kedua belah pihak, juga jelang inflasi utama AS hari ini.

Harga emas di pasar spot naik 0,2% pada $1.996,09 per ons pada 10.47 GMT setelah jatuh sebanyak 3% kemarin. Sementara emas berjangka AS naik 0,7% diperdagangakn menjadi $2.002,40.

“Bullish emas telah menunjukkan sedikit keraguan dalam melambungkan harga lebih tinggi pada tanda-tanda krisis Ukraina yang dapat secara drastis memperburuk prospek ekonomi global,” Han Tan, yang merupakan ketua analis pasar di Exinity mengatakan.

Palladium, yang digunakan oleh produsen mobil untuk catalytic converter yang difungsikan untuk mengurangi emisi, terakhir turun 0,4% menjadi $2.926,54 per ons. Logam ini menyentuh rekor tertinggi $3.440,76 pada hari Senin, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari produsen utama Rusia.

Sementara untuk harga logam lainnya di pasar spot, perak menguat 0,3% menjadi $25,80 per ons, sementara platinum naik 1,1% menjadi $1.087,32.Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld Futures – Harga Emas Membukukan Kerugian Pertama dalam 5 Sesi

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka membukukan kerugian pertama mereka dalam lima sesi pada hari Rabu (9/3), kembali melemah sehari setelah menetap di atas $2.000 per ounce untuk pertama kalinya sejak Agustus 2020.

Penurunan kembali harga terjadi di tengah “pergeseran umum dalam sentimen di seluruh kelas aset,” kata Colin Cieszynski, kepala strategi pasar di SIA Wealth Management. Namun, “sulit untuk mengatakan apakah ini koreksi perdagangan atau awal dari perubahan yang lebih besar,” karena pasar sangat bergejolak akhir-akhir ini, katanya.

Emas untuk pengiriman April turun $55,10, atau 2,7%, menjadi menetap di $1,988,20 per ounce. 

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures –  Emas dan paladium pada hari Rabu menghentikan relinya saat aset berisiko mencoba untuk comeback, dengan analis memperkirakan akan ada kenaikan lain untuk logam mulia jika terjadi eskalasi lebih lanjut dalam krisis Ukraina.

Harga emas di pasar spot turun 1,9% menjadi $2.013,79 per ons, pada 10.47 GMT, menghentikan reli empat sesinya yang membawanya ke level tertinggi sepanjang masa sejak Agustus 2020 lalu. Sementara emas berjangka AS turun 1,1% diperdagangkan menjadi $2.021,20.

Harga minyak mentah, kekuatan yang telah mendorong kekhawatiran inflasi dan daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap kenaikan biaya, juga mundur.

Palladium, yang digunakan oleh produsen mobil untuk catalytic converter yang difungsikan untuk mengurangi emisi, turun 3,7% menjadi $3,063,19 per ons setelah menyentuh rekor tertinggi $3,440,76 pada hari Senin, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan logam dari produsen utama Rusia.

Untuk harag di pasar spot lainnya, perak turun 1% diperdagangkan menjadi $26,13 per ons, setelah menyentuh level tertinggi hampir sembilan bulan pada hari Selasa. Platinum turun 3,5% menjadi $1,113,43.

Sumber Reuters dan Marketwatch

PT Equityworld Futures – Harga Emas Ditutup Di Atas $2.000 untuk Pertama Kalinya dalam 19 Bulan

Equity world Futures Cirebon – Emas berjangka naik pada hari Selasa (8/3) untuk sesi keempat berturut-turut, menetap di atas $2.000 per ons untuk pertama kalinya sejak Agustus 2020.

Lonjakan emas hari ini dan dalam sesi terakhir merupakan “tidak hanya reaksi terhadap situasi Ukraina, tetapi juga tanda bahwa short di pasar berjangka meninggalkan pertempuran mereka untuk menjaga harga tetap stabil,” kata Brien Lundin, editor Gold Newsletter.

Emas untuk pengiriman April naik $47,40, atau 2,4%, di tutup pada $2.043,30 per ounce setelah diperdagangkan setinggi $2.078,80. Penyelesaian tetap di bawah rekor tertinggi $ 2.069,40 dari 6 Agustus 2020.

Baca Juga : Manajemen PT Equity World Futures Cirebon 

PT Equityworld Futures – Emas berjangka melonjak di atas $2.000 per ons pada Selasa (8/3), yang memperpanjang kenaikannya menuju harga tertinggi sejak Agustus 2020 karena perang di Ukraina memicu tawaran untuk aset safe haven seperti emas batangan.

Sementara itu, harga paladium mendekati level tertinggi sepanjang masa karena krisis Ukraina di pekan kedua, yang mendorong lonjakan yang luas.

Emas untuk pengiriman April naik $18,90, atau 1%, menjadi $2.015,20 per ons, menyusul kenaikan 1,5% pada hari Senin, yang telah menempatkan emas batangan di sekitar level tertinggi dalam sekitar 18 bulan, menyentuh level puncak Selasa di level $2.027,80.

Sementara itu, paladium berjangka menguat menuju $3.000, dengan logam mulia putih naik $68,10, atau 2,4%, menjadi $2.970 per ons, pada pemeriksaan terakhir, mencatat tertinggi baru sepanjang masa.

Dolar turun 0,2%, dari level puncak 2020, yang diukur oleh Indeks ICE Dollar, juga membantu mendukung pembelian di antara pembeli luar negeri.

Sumber Marketwatch